Rabu, 17 September 2008

PRIORITAS

Merayakan hari raya Idul Fitri, banyak orang ingin bertemu sanak keluarga. Mereka tidak segan untuk berdesak-desakan untuk memperoleh tiket kereta api, Bus, Kapal laut ataupun tiket Pesawat udara. Mereka juga tidak segan untuk melakukan perjalanan panjang yang melelahkan untuk mencapai kampung halaman.
Setelah hampir satu tahun bekerja keras untuk mengumpulkan uang, para pemudik ini sudah tidak sabar untuk membawa hasil upaya mereka pulang. Ketika perioritas "pulang kampung" sudah digariskan, semua usaha difokuskan untuk meraih satu tujuan yaitu"sukses"bertemu sanak keluarga dikampung halaman. Usaha yang keras dan gambaran sukses yang kuat menjadi modal utama mereka untuk mewujudkan gambaran yang dijadikan prioritas. Hasilnya tak ada kata "gagal" dalam kamus mereka yang ingin pulang kampung.
MENENTUKAN PRIORITAS
keterbatasan waktu, tenaga, dan pikiran tidak memungkinkan kita untuk melakukan banyak hal dalam waktu yang bersamaan. Padahal pekerjaan apa pun yang kita tekuni, kita perlu melakukan banyak hal dan semuanya harus dilakukan dengan waktunyang cepat dan kwalitas yang utama.
Prioritas dapat memberi arah bagi kegiatan yang harus kita laksanakan, Jika kita menyusun prioritas kita tidak lagi bingung kegiatan mana yang harus kita lakukan terlebih dahulu. kegiatan mana yang akan dilakukan selanjutnya, sampai kita mencapai tujuan yang telah ditetapkan.


bersambung........

Sabtu, 23 Agustus 2008

CODE OF ATHIES

kalau anda memandang diri anda baik anda akan sukses,kalau anda ingin berhasil anda harus mempunyai sesuatu yang harus dicapai dimasa depan.
Semua orang menginginkan dirinya berhasil,dalam bidang apapun,termasuk diinternet. ini pendapat para ahli lho...yang memang melakukan hal-hal berikut, jadi jangan anda terlalu lama mencari-cari cara untuk sukses. tinggal meniru aza apa yang sudah dilakukan oleh mereka yang sudah berhasil, simpel kan.
Ada satu formula yang harus dilakukan agar kita berhasil,yaitu:TIGAs,see, start, sustain. semua orang sukses mempunyai satu kesamaan.
Mereka melihat diri mereka sebagai orang yang berhasil, kalau anda memandang diri anda baik, anda akan sukses. kalau anda ingin berhasil dalam bidang apapun termasuk didunia maya, anda harus mempunyai sesuatu yang harus dicapai dimasa depan.
Anda harus punya DREM,atau impian. impian itu gratis alias gak dilarang, jadi. ciptakan suatu tujuan dan percayalah akan hal itu.
Tetapi, anda tidak bisa hanya mempunyai impian saja, anda harus memulainya...kapan lgi?
Kemarin adalah masa lalu, hari ini adalah anugrah, besok adalah impian.
Start, mulai sekarang anda tidak punya pilihan...agar dapat meraih impian anda, sudahi mimpi anda dan mulai bertindak agar apa yang menjadi impian anda bisa terwujud/nyata.
Mulai dari sekarang !!!, dan jangan menyerah. anda harus pertahankan usaha anda, SUSTAIN, konsistensi kerja sangat penting untuk mencapai tujuan.
Solusi untuk mencapai tujuan, klik http://www.formulabisnis.com/?id=kupu 67
Bekerja bukan sembarang kerja, diperlukan profesionalisme. Banyak orang bertanya kreteria apa yang harus dipenuhi agar orang menjadi profisional?
Ada 5 kretirea yang biasanya harus dipenuhi agar orang menjadi profesional.
1. GOOD AT WHAT YOU DO
Artinya anda harus mahir dengan apa yang anda lakukan, kalau anda seorang NETTER dengan memulai bisnis lewat internet, anda harus mahir dalam bidang ini, mulai dari memahami, istilah-istilah di internet, prosedur, produk, interrelation ship dll.
Untuk itu anda bisa bertanya pada diri sendiri,"Apakah saya sudah mahir sebagai seorang netter?" kalau belum mahir, berarti anda harus belajar, praktek, belajar dan seterusnya...ok?
2.KEEP IMPROVING
Profesional adalah orang yang tidak berhenti meningkatkan diri dan terus belajar. seorang profisional mengatakan, hal terbaik belumlah datang apa yang terjadi sekarang merupakan landasan untuk melompat lebih jauh. caranya bisa dengan belajar, mengikuti jejak orang yang sudah sukses duluan, terus membaca dari pengalaman, atau kalau perlu dengan mengikuti seminar.
3.REVIEW YOURSELF EVERYTIME AFTER PRACTICE
Profisional adalah orang yang selalu mereview kembali apa yang sudah ia lakukan,tidak perduli apakah ia capek atau tidak yang jelas selalu mencari informasi yang berguna untuk mencapai tujuan yang diimpikan. ia akan tetap melakukan dan berfikir apa hal terbaik yang dilakukan hari ini dan bagaimana bisa lebih baik dan memperbaikinya, apa yang buruk hari ini, dan bagaimana hal itu tidak sampai terjadi lagi.
4.HAVE PROFESSIONAL EFHIES
Seperti halnya seorang dokter atau pengacara, kita sebagai seorang netter juga mempunyai etika dan hal itu harus dipatuhi bersama dalam pergaulan sesama komonitas, publisher, ataupun aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Advertiser.
5.HAVE PROFESSIONAL QUALIFICATION
Untuk menjadi profesional anda harus mempunyai kualifikasi profesional.


SO,BE PROFESSIONAL AND SUXCESS FOR YOU ALL!!!

Jumat, 15 Agustus 2008

Rediscovery of our Revolution

Keadaan Ibu pertiwi pada saat ini sedang bersusah hati,air matanya berlinang mas intan pun terkenang. memikirkan keadaan republik indonesia pada hari ini. sama persis pada saat lampau.
pada era th 50an yang mana pada pidato Presiden Pertama RI/Panglima Tertinggi Angkatan Perang. sudah memperingatkan pada masa periode invesmen.
Didalam periode inilah.-periode voorbereidingnya revolusi sosial ekonomi,makin tampaklah akibat-akibat jelek dari pada kompromis 1949 itu.
Terasalah oleh seluruh masyarakat,kecuali masyarakatnya orang-orang pemakan nangka,tanpa terkena getahnya nangka. masyarakatnya orang-orang yang"Orrives" masyarakatnya pemimpin mobil sedan,dan sipemimpin penggaruk lisensi,terasalah oleh seluruh rakyat.
Bahwa jiwa-jiwa dasar dan tujuan Revolusi yang kita mulai dalam th1945 itu kini dihinggapi oleh penyakit-penyakit dan dualisme yang berbahaya sekali.
dimana jiwa Revolusi itu sekarang? jiwa revolusi itu sudah hampir padam,sudah menjadi dingin dan tak ada apinya.
dimana dasar revolusi itu sekarang? dasar revolusi itu sekarang tak karuan mana letaknya, oleh karena masing-masing partai menaruhkan dasarnya sendiri. sehingga dasar Pancasilapun sudah ada yang meninggalkan, dimana tujuan Revolusi itu sekarang?
Tujuan Revolusi yaitu"Masyarakat yang adil dan makmur" kini oleh orang-orang yang bukan putera Revolusi diganti dengan Politik Liberal dan Ekonomi leberal.
diganti dengan Politik ekonomi liberal dimana suara rakyat banyak dieksploitir,dicatut,dikorup oleh berbagai golongan,menggaruk kekayaan,hantam kromo,dengan mengorbankan kepentingan rakyat.
Segala penyakit dan dualisme itu tampak menonjol,terang,jelas dalam periode invesmenitu. terutama sekali penyakit dan dualisme empat rupa yang sudah saya sinyalir beberapa kali.
Dualisme antara pemerintah dan pemimpin revolusi.
Dualisme dalam out look kemasyarakatan. masyarakat adil dan makmurkah,atau masyarakat kapitaliskah? dualisme revolusi sudah selesaikah atau revolusi belum selesaikah?.
Dualisme dalam demokrasi,demokrasi untuk rakyatkah atau rakyat untuk demokrasikah?
Apakah ini berarti semata-mata bahwa kita mencari perfeksi teknis dan effisiensi teknis dalam pekerjaan dan usaha kita? tidak!
Sekali lagi tidak! kita tidak sekedar mencari perubahan atau perbaikan lahir,kita tidak sekedar mencari "naiknya semangat"perubahan lahir setiap waktu bisa luntur! kita mencari perubahan yang lebih dalam dari pada itu!. kita mencari kesadaran yang sedalam-dalamnya.
kesadaran yang masuk tulang,masuk sumsum,masuk pikiran,masuk rasa,masuk roh,masuk sukma,bahwa tadinya kita telah menyeleweng dari dasar dan tujuan perjuangan kita.
Kita mencari kesadaran yang sedalam-dalamnya bahwa sifat hakekat revolusi kita ini tidak bisa lain,daripada dasar dan tujuan yang kita proklamasikan pada tanggal 17 agustus 1945.
Perobahan-perobahan batin,kesadaran tentang penyelewengan ini dengan sendirinya nanti akan membawa perubahan dan perbaikan dalam lahir.
Sekarang hai bangsa indonesia Bangkitlah kembali! bangkitlah kembali dengan jiwa proklamasi didalam Qolbu!. Tinggalkan alam yang lampau(egoisme,kepentingan golongan) rakyat sudah banyak yang menderita,tidakah ini terlihat/disadari?
Tetapi jangan mengeluh,keluh adalah tanda kelemahan jiwa.
ya...alam yang lampau memang salah,alam yang lampau itu kini kita rasakan seperti satu pembuangan waktu sepuluh tahun lamanya.
Tetapi jangan mengeluh! berbesarlah hati bahwa kita sekarang ini sadar,dan mintalah petunjuk pada Allah swt,dan berjalanlah terus...jayalah Indonesia.


Minggu, 10 Agustus 2008

KEAJAIBAN ILMU GAIB LADUNI

Ketahuilah sesungguhnyasalah seorang dari teman-temanku menceritakan tentang sebagian ulama yang mengingkari tentang ilmu gaid laduni, yang dijadikn pegangan oleh orang"pilihan dikalangan kaum sufi,dan yang menjadi acuan bagi para ahli tariqat. Mereka berkata bahwa ilmu gaib laduni merupakan ilmu yang paling kuat dan kokoh daripada ilmu"yang dicari dan yang dihasilkan melalui proses belajar.
Sebagian ulama tersebut yang mengaku dirinya tidak mempercayai ilmu laduni-berkata:"Sesungguhnya saya tidak bisa menggambarkan ilmu kaum sufi,dan tidak mengira ada seseorang di dunia ini yang berbicara tentang ilmu hakiki dari pikiran dan riwayat tanpa melalui proses belajar dan berusaha."
Aku berkata menanggapinya:"Seakan-akan dia tidak melihat jalan untuk menghasilkannya,tidak mengerti jiwa manusia,sifat dan bagaimana jiwa itu menerima pengaruh kegaiban dan ilmu malakut."
Temanku berkata."Ya,orang itu(sebagian ulama itu tersebut) menyatakan bahwa ilmu itu hanyalah ilmu fiqih, tafsir Al-Qur'an,ilmu bahasa,dibalik ilmu tersebut tidak ada ilmu lain,dan ilmu"tersebut tidak bisa dihasilkan kecuali dengan jalan belajar."
Aku berkata:"Betul,lalu sekarang bagaimana dia bisa mengerti ilmu tafsir? padahal Al-Qur'an adalah lautan yang meliputi dan mengandung semua perkara,sementara tidak semua arti Al-Qur'an serta hakikt tafsirnya terungkp didalam karangan-karangan yang begitu populer dikalangan umum. Bahkan di sendiri tidak akan mampu menguasai ilmu tafsir."
Orang laki-laki itu berkata:"Tidak dikatakan tafsir,kecuali tafsir-tafsir yang sudah dimaklumi dan populer seperti karangan Al-Qusyairi,Ats'labi,Al-Mawardi dan lin sebagainya.
Aku berkata:"Sesungguhnya dia juh dari metode pencarian secara subtansial,sesungguhnya menerima apa saja yang terdapat dlm tafsir dari kalimat-kalimat yang telah dihasikan oleh ahli tafsir yang bersungguh-sungguh adalah menyerupai penelitian, Dan kalimat-kalimat itu tidak disebutkan didalam semua tafsir."
Orang laki-laki itu tidak menganggap ilmu,kecuali ilmu fiqih,dan ilmu bahasa. Pandangan seperti itu tidak umum, seakan-akan dia mengerti pembagian ilmu,perincian,martabt,hakikat,lahir dan batinya.
Menurut kebiasaan yang berlaku,orang yang tidak mengerti akan sesuatu,tentu ia akan mengingarinya. orang tersebut belum mencicipi lezatnya minuman hakikat dan tidak pula merasakan munculnya gelombng ilmu laduni. lalu bagaimana mungkin dia bisa mengakui yang demikian itu?. Dia tidak mau menyatakan sebuah pengakuan hanya dengan jalan taqlid atau hanya sekedar memperkirakan sesuatu yang tidak ia mengerti.
Temanku itu,lalu berkt:"Say menginginkan agar tuan sendiri yang menjelaskan kedudukan beberapa ilmu, juga mengenahi ilmu laduni serta menyakinkan bahw ilmu laduni itu memang ada. aku katakan,bahwa menjelaskan hal itu sangat sulit. akan tetapi saya akan menjelaskan sesuai dengan keberadaan,kemampuan serta apa yang terlintas di dalam pikiran saya. Aku tidak ingin memperpanjang pembicaraan, Karena ungkapan yang terbaik adalah perkataan yang singkat tetapi memberikan pemahaman. aku memohon petunjuk dan pertolongan kepada Allah Azza wa jalla, Dan mencoba memberikan penjelasan mengenai permintaan sahabatku yang mulia dalam pembahasan selanjutnya.


dikarang oleh yang Mulia"IMAM AL GHAZALI
diterjemahkan oleh Bpk "Abu Farha
penerbit Amelia Surabaya. ISBN 979-3955-39-2

Selasa, 22 Juli 2008

Cara Untuk Menghasilkan Ilmu

Ketahuilah,bahwa ilmu yang diraih oleh manusia dapat diperoleh dengan dua cara,yang pertama:melalui proses pengajaran dari manusia/guru
kedua,pengajaran secara langsung dariTuhan.
Cara yang pertama adalah,seperti yang sudah dimaklumi dan biasa ditempuh oleh semua orang yang berakal sehat dalam pencariannya dengan melalui belajar mengajar.sedangkan pelajaran yang diperoleh dari Tuhan juga memiliki dua jalan.yang pertama dari luar,yaitu cara menghasilkannya dengan cara belajar.dan yang kedua dari dalam yaitu dengan menyibukan diri untuk berpikir.
Perenungan dilakukan dari dalm,seperti halnya belajar adalah pengambilan seseorang akan arti orang lain satu demi satu dari bagian bagiannya.sedangkan berpikir adalah pengambilan hati terhadap arti dari an-naf al-kulli. hati yang sempurna (kulli) lebih kuat pengaruhnya dan lebih kuat pengajarannya dari pada kaum cerdik pandai dan orang-orang yang berakal. ilmu- ilmu itu ditetapkan di dalam pusat hati,laksana biji didalam bumi, seperti jauhar didasar lautan atau didalam inti tambang.
Belajar adalah berusaha mengeluarkan sesustu dengan kekuatan sampai menjadi perbuatan, sedangkan Mengajar adalah pengeluaran sesuatu dengan kekuatan sampai menjadi perbuatan.
jiwa seorang pelajar akan menyerupai hati seorang pengajar,dan mempunyai keterkaitan hubungan yang dekat. seorang pengajar (guru) yang dapat memberikan faedah seperti halnya penanam (petani), sedangkan pelajar adalah seperti bumi yang mengambil manfaat darinya. ilmu yang diperoleh dengan kekuatan seperti menanam pohon dari bijinya,dan yang diperoleh dengan perbuatanseperti menanam pohon dari benih yang sudah tumbuh. maka apabila hati seorang pelajar telah sempurna, ia bagaikan pohon yang berbuah atau seperti jauhar yang keluar dari dasar lautan.
jika kekuatan badan mengalahkan nafsu,maka pelajar membutuhkan tambahan belajar dengan masa belajar yang cukup lama dan ia harus mampu menanggung keletihan dan kesulitan dalam usahanya mencari kemanfaatan. Ketika cahaya akal mengalahkan sifat-sifat rasa, maka seorang pelajar cukup dengan sedikit pemikiran daripada banyak belajar. karena hanya hati yang mampu menerima, dengan bepikir sesaat akan menemukan banyak faedah/manfaat, yang tidak ditemukan oleh hati yang keras dengan belajar setahun. jika kondisinya demikian, maka sebagian manusia menghasikan ilmu dengan jalan belajar dan sebagian yang lain dengan jalan berpikir. Dan belajar juga membutuhkan berpikir. karena manusia tidak kuasa mempelajari semua perkara,baik sebagian maupun keseluruhan. dan tidak mampu mempelajari semua ilmu pengetahuan,bahkan ia hanya mempelajari sedikit ilmu dan mengeluerkannyan sedikit dengan jalan berpikir.
kebanyakan ilmu yang berdasarkan teori, dan perindustrian yang berdasarkan praktek, dicapai oleh hati orang-orang yang arif dengan kejernihan hati, kekuatan berpikir dan ketajaman pemikiran mereka, tanpa adanya tambahan belajar dan usaha dalam menghasilkannya.
Seandainya manusia tidak mampu mengeluarkan sesuatu dari apa yang diketahui pada awalnya, niscaya perkaranya akan menjadi panjang, dan tidak akan hilang kebodohan dari hati. karena hati tidak mampu mempelajari semua hal penting, baik sebagian maupun secara keseluruhan dengan jalan belajar. tetapi sebagian dengan jalan belajardan sebagian dengan jalan berimajinasi, seperti yang dapat dilihat pada kebiasaan manusia. sebagian lagi diperoleh dari dalam hatinya dengan pikiran jernih, inilah usaha yang biasa dilakukan oleh ulama, sehingga menjadi mudah kaidah-kaidah ilmu bagi mereka. sampai seorang insinyur tidak perlu mempelajari apa yang dibutuhkan sepanjang hidupnya. namun dia hanya mempelajari spesialisasi ilmunya secara komprehensip dan apa yang menjadi pokok pembicaraannya, kemudian setelah itu dia menarik kesimpulan dan menyamakannya. demikian pula seorang dokter,dia tidak akan mampu mempelajari bagian-bagian penyakit seseorang dan pengobatannya secara kesaeluruhan,namun ia berpikir menurut apa yang diketahuinya secara umum.lalu ia melakukan pengobatan atas dasar dugaan yang meyakinkannya dari hasil diagnosa yang dilakukannya.
Demikian pula ahli nujum, ia mempelajari secara umum keberadaan bintang-bintang kemudian dia berpikir dan mengukuhkan hukum yang berbeda-beda. begitu pula yang dilakukan ahli fiqih, ahli sastra, dan seterusnya sampai pada keindahan-keindahan penciptaan. Seseorang membuat alat pemukul dari kayu dengan pikirannya, dan yang lain membuat alat tersebut dari bahan tertentu, begitu juga berkenaan dengan pekerjaan badan dan jiwa, awalnya dihasilkan dari proses belajar dan lainnya diperoleh dari perenungan secara intensip.
Ketika pintu perenungan telah terbuka atas jiwa, maka ia akan mengerti bagaimana cara berpikir dan bagaiman kembali dengan ketajaman berpikirnya mengenahi solusi perkara yang dicari. dengan demikian hati menjadi lapang, mata hati menjadi terbuka, lalu keluarlah apa yang ada didalam hati yang berupa kekuatan sampai perbuatandengan tanpa melakukan pencarian ulang dan kesulitan yang cukup berarti.
Demikian ulasan dari buah pemikiran, ada hal yang lebih utama dari sekedar pemikiran yaitu..........? lain waktu aku sambung lagi.
Wassallam.
Buah pemikiran yang Mulia IMAM AL GHAZALI
Diterjemahkan oleh Yth.Bpk Abu Farhad dan diterbitkan oleh Penerbit"AMELIA" Surabaya.

Senin, 21 Juli 2008

DAMPAK DARI BBM

aku adalah seorang lelaki atau katakanlah pemimpin keluarga,yang mana dalam hal ini merasakan betul betapa semrawutnya keadaan economi keluarga,akibat dampak dari kenaikan BBM yang sangat aku rasakan. aku tidak habis pikir dengan para pemimpin yang hanya mementingkan dirinya sendiri atau kelompoknya,tanpa memikirkan nasib para rakyat jelata yang semakin hari, minggu, bulan,dan akhirnya nyampai ketahun baru. kehidupan para rakyat jelata tidah pernah berubah,alias tetap kere. apakah ini yang dikehendaki oleh para pemimpin? aku kira pendahulu kita bercita-cita ingin rakyatnya makmur,tentram,aman dan sejaktera. tapi mengapa yang terjadi kemarin,hari ini mungkin besok tidak ada perubahan? inikah yang dicita-citakan sang Proklamator? sungguh aku tidak habis mengerti apa... yang ada dibenak para pemimpin negeri ini? sejauh anganku melayang tidak aku temukan apa itu kesejahteraan bagi rakyat jelata yang dulu menjadi agenda pemimpin negeri ini. yang aku pikirkan sekarang mau menghadapi bulan suci Romadhon yang sudah didepan mata. semoga nantinya terbuka mata hati para pemimpin negeri ini yang nota bene beragama islam,untuk menyadari prilaku"yang menyimpang dari ajaran agama. semoga mereka para pemimpin negeri ini sadar,sesadar-sadarnya akan tanggung jawab mereka terhadap rayatnya.